LOADING
Ayat Nats

Di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin, apabila berlalu, atau seperti suatu giliran jaga di waktu malam. 

Perikop (TB)

Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

Perikop (TB)
Bacaan Alkitab

 8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. 8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. 8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. 8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. 8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

6:5 Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus, 6:6 jangan hanya di hadapan mereka saja untuk menyenangkan hati orang, tetapi sebagai hamba-hamba Kristus yang dengan segenap hati melakukan kehendak Allah, 6:7 dan yang dengan rela menjalankan pelayanannya seperti orang-orang yang melayani Tuhan dan bukan manusia. 6:8 Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan. 6:9 Dan kamu tuan-tuan, perbuatlah demikian juga terhadap mereka dan jauhkanlah ancaman. Ingatlah, bahwa Tuhan mereka dan Tuhan kamu ada di sorga dan Ia tidak memandang muka.

Ketika Tuhan Terasa Lambat

Pernahkah kita menunggu sesuatu dengan penuh harap, tetapi rasanya Tuhan terlambat menjawab doa kita? Mungkin kita menunggu kesembuhan, pekerjaan, pasangan hidup, atau solusi dari masalah yang menekan hidup kita. Kadang kita berpikir dan bertanya dalam hati, “mengapa seperti ini, benarkah ini?”Hari ini kita belajar bahwa Tuhan selalu tepat waktu, meski kadang terasa terlambat bagi kita. Tuhan mungkin terlihat terlambat, sesungguhnya tidak pernah terlambat.

Mazmur 90 adalah doa Musa. Ia melihat bagaimana satu generasi mati di padang gurun. Ia menyaksikan kefanaan manusia. Ditengah kefanaan itu Musa berkata “Di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin…” Tulisan ini mengingatkan bahwa kita hidup di dalam batas waktu sedangkan Tuhan hidup dalam kekekalan. Bagi manusia satu tahun terasa panjang. Tetapi bagi Tuhan, seribu tahun seperti satu hari. Kita menghitung waktu dengan jam tetapi Tuhan bekerja dengan kekekalan. Yang tampak lama bagi kita belum tentu lama dalam rencana-Nya. Bacaan kedua adalah jawaban Petrus. Ayat ini ada karena pada zaman itu, orang mulai meragukan janji kedatangan Tuhan belum terjadi. Mereka menganggap Tuhan lambat. Mereka mengejek “Di mana janji kedatangan-Nya? Mereka mengira janji Tuhan gagal. Bagi Petrus penundaan Tuhan adalah ekspresi kasih yang memberi waktu untuk bertobat. Ia memberi ruang untuk keselamatan. Kadang Tuhan menunda bukan karena Ia tidak peduli, tetapi karena Ia peduli lebih dalam daripada yang kita mengerti.

Ada tokoh alkitab yang mengalami janji Tuhan cukup lama: Abraham menunggu puluhan tahun untuk anak perjanjian, Yusuf menunggu di penjara sebelum diangkat menjadi pemimpin. Ini menyatakan bahwa pada akhirnya, tidak ada satupun janji Tuhan yang gagal. Mungkin hari ini ada di antara kita yang sedang berkata: “Tuhan, mengapa belum?” “Tuhan, sampai kapan?” Firman hari ini mengingatkan: Tuhan tidak pernah terlambat. Ia bekerja dalam waktu-Nya. Dan waktu-Nya selalu sempurna. Jika Tuhan terlihat terlambat, percayalah Ia sedang menyusun sesuatu yang lebih indah daripada yang kita bayangkan. Mari kita belajar berkata “Tuhan, aku tidak mengerti waktu-Mu, tetapi aku percaya rencana-Mu.”

Penulis: (IWM)
Doa

Berilah kami hati yang taat pada-Mu. Yang menegerti rencana-Mu. Amin

Pokok Doa Harian Puji dan Janji

Bangsa - bangsa dan pemerintahan.

Perdamaian antar bangsa, perlindungan dari penyalahgunaan kekuasaan yang diberikan kepada manusia. Rasa benci antara bangsa - bangsa atau antara ras dan ras supaya hilang. Untuk pemerintahan - pemerintahan yang ada dimuka bumi. Untuk makanan setiap hari. Agar pekerjaan kita memuji Tuhan. Bagi hukum keadilan, kesetiaan dan kebenaran. Untuk segala usaha guna memperkuat perdamaian dan keamanan dalam kehidupan bersama. Bagi keyakinan akan Tuhan sebagai pemelihara bumi ini.

2 Korintus 5: 17

Siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.

 


Minggu, 2026-04-26
Yohanes 20: 29

Kata Yesus kepadanya (Tomas): “Karena engkau telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.” 

Wahyu 21: 5

Ia yang duduk di atas tahta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!”