Ayat Nats
Bukan kepada kami, ya TUHAN, bukan kepada kami, tetapi kepada nama-Mulah beri kemuliaan, oleh karena kasih-Mu, oleh karena setia-Mu!
Yesus berkata: Barangsiapa berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi barangsiapa mencari hormat bagi Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya.
Bacaan Alkitab
11:14 Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku: 11:15 "Hai anak manusia, penduduk-penduduk Yerusalem berkata tentang semua saudara-saudaramu, tentang kaum kerabatmu dan segenap kaum Israel dalam keseluruhannya: Mereka telah jauh dari TUHAN, kepada kami tanah ini diberikan menjadi milik. 11:16 Oleh sebab itu katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Walaupun Aku membawa mereka jauh-jauh di antara bangsa-bangsa dan menyerakkan mereka di negeri-negeri itu dan Aku menjadi tempat kudus yang sedikit artinya bagi mereka di negeri-negeri di mana mereka datang, 11:17 oleh sebab itu katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Aku akan menghimpunkan kamu dari bangsa-bangsa dan mengumpulkan kamu dari negeri-negeri di mana kamu berserak, dan Aku akan memberikan kamu tanah Israel. 11:18 Maka sesudah mereka datang di sana, mereka akan menjauhkan segala dewa-dewanya yang menjijikkan dan segala perbuatan-perbuatan yang keji dari tanah itu. 11:19 Aku akan memberikan mereka hati yang lain dan roh yang baru di dalam batin mereka; juga Aku akan menjauhkan dari tubuh mereka hati yang keras dan memberikan mereka hati yang taat, 11:20 supaya mereka hidup menurut segala ketetapan-Ku dan peraturan-peraturan-Ku dengan setia; maka mereka akan menjadi umat-Ku dan Aku akan menjadi Allah mereka.
7:11 Karena itu, andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan--sebab karena imamat itu umat Israel telah menerima Taurat--apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang dia tidak dikatakan menurut peraturan Harun? 7:12 Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu. 7:13 Sebab Ia, yang dimaksudkan di sini, termasuk suku lain; dari suku ini tidak ada seorangpun yang pernah melayani di mezbah. 7:14 Sebab telah diketahui semua orang, bahwa Tuhan kita berasal dari suku Yehuda dan mengenai suku itu Musa tidak pernah mengatakan suatu apapun tentang imam-imam. 7:15 Dan hal itu jauh lebih nyata lagi, jikalau ditetapkan seorang imam lain menurut cara Melkisedek, 7:16 yang menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa. 7:17 Sebab tentang Dia diberi kesaksian: "Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek." 7:18 Memang suatu hukum yang dikeluarkan dahulu dibatalkan, kalau hukum itu tidak mempunyai kekuatan dan karena itu tidak berguna, 7:19 --sebab hukum Taurat sama sekali tidak membawa kesempurnaan--tetapi sekarang ditimbulkan pengharapan yang lebih baik, yang mendekatkan kita kepada Allah. 7:20 Dan sama seperti hal ini tidak terjadi tanpa sumpah--memang mereka telah menjadi imam tanpa sumpah, 7:21 tetapi Ia dengan sumpah, diucapkan oleh Dia yang berfirman kepada-Nya: "Tuhan telah bersumpah dan Ia tidak akan menyesal: Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya" -- 7:22 demikian pula Yesus adalah jaminan dari suatu perjanjian yang lebih kuat.
“Soli Deo Gloria” adalah salah satu istilah populer yang dicetuskan oleh teolog Kristen pada abad Reformasi yaitu sekitar abad 16-17. Dalam teologi Kristen, Soli Deo gloria yang berarti: segala kemuliaan hanya bagi Tuhan”, merupakan pengakuan manusia terhadap kebesaran kuasa Tuhan yang tak tertandingi. Kita diingatkan bahwa tujuan hidup orang percaya bukanlah untuk meninggikan diri sendiri, melainkan untuk memuliakan Tuhan.
Dalam Mazmur 115:1, pemazmur sadar bahwa segala keberhasilan, kemenangan dan berkat bukanlah hasil usaha manusia semata, melainkan karena kasih dan kesetiaan Allah. Dengan tegas ia menolak kemuliaan bagi dirinya sendiri, dan mengarahkan seluruh pujian hanya kepada Tuhan. Ketika kita berhasil, ketika doa kita dijawab, atau ketika hidup kita diberkati, jangan sampai hati kita mencuri kemuliaan itu. Semua kembali kepada Allah, karena Dialah sumber kasih dan setia yang menopang kita.
Selaras dengan Mazmur, dalam Injil Yohanes 7:18, Tuhan Yesus juga menegaskan bahwa motivasi seseorang terlihat dari siapa yang ia muliakan. Jika perkataan dan perbuatan kita berpusat pada diri sendiri, kita sedang mengejar hormat manusia. Tetapi jika kita mengarahkan hidup kita untuk memuliakan Allah, maka kita berjalan dalam kebenaran. Bagian ini meneguhkan kita bahwa integritas rohani bukan diukur dari seberapa banyak orang memuji kita, melainkan dari seberapa tulus kita mengarahkan segala sesuatu untuk kemuliaan Allah. Dalam hal ini, Tuhan Yesus sendiri menjadi teladan bagi kita: Ia tidak mencari hormat bagi diri-Nya, melainkan bagi Bapa yang mengutus-Nya.
Kedua ayat ini mengingatkan kita bahwa hidup orang percaya adalah panggilan untuk menolak kemuliaan diri dan mengarahkan segala pujian hanya kepada Allah, ini mengingatkan kita pada penggalan sebuah lagu sekolah Minggu, ‘Dia harus semakin bertambah, ku harus semakin berkurang, nama Yesus saja di sembah, ku di tempat paling belakang’. Soli Deo Gloria bukan sekadar slogan, melainkan sikap hati yang nyata: dalam pekerjaan, pelayanan, keluarga, bahkan dalam hal-hal kecil sehari-hari, kita melakukannya untuk kemuliaan Tuhan.
Doa
Tuhan yang penuh kasih dan setia, ajarlah kami untuk hidup dalam kerendahan hati, agar setiap perkataan dan perbuatan kami memuliakan nama-Mu. Amin.
Pokok Doa Harian Puji dan Janji
Pelayanan Gereja di dunia
Untuk kekuatan hidup kerohanian gereja - gereja; pelayanan Firman Tuhan kepada semua manusia, untuk pendidikan dan pembinaan para pendeta, penginjil, guru jemaat, guru agama dan para pelayan yang lain. Pelayanan bagi masyarakat; dibidang ekonomi, seni atas petugas - petugas dan keluarganya.
Yesus berkata: Apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang kepada-Ku.
Minggu, 2026-05-17
Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita.
Ia yang duduk di atas tahta itu berkata: “Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!”